Badan Karantina Pertanian
Profil
· Profil
· Tupoksi
· Visi dan Misi
· Struktur Organisasi

Layanan Pengaduan


Layanan Informasi


Form Pengaduan

Pengaduan


Menu Utama
  • Depan
  • Arsip Berita
  • Downloads
  • Feedback
  • Gallery
  • Kirim Berita
  • Kontak
  • Search
  • Topics
  • Web Links

  • Pencarian



    Hit
    Kami sudah menampilkan
    4592144
    halaman sejak Maret 2013

    TINDAKAN KARANTINA TUMBUHAN DAN TANTANGANNYA?
    Dikirim oleh sahidin - pada Jumat, 07 Maret 2014

    Edisi 3 :

    Hari/tanggal       :    Senin, 24 Februari 2014 Sumber data      :    Radar Sulteng, Nama Penulis   :    Sudarmadi, SP., MP (Ka. Seksi Karantina Tumbuhan BKP Kls II Palu) Info yang tersampaikan : Perubahan dunia yang juga diikuti dengan meningkatnya lalulintas perdagangan, pertukaran, maupun penyebaran komoditas pertanian baik antar negara maupun antar area di dalam wilayah negara RI menjadikan petugas karantina harus mengikuti perubahan itu dengan cepat pula, hal ini menyadarkan kepada publik bahwa lembaga karantina menjadi sangat penting.  Akan tetapi hal ini juga tidak luput dari tindakan kejahatan yang dilakukan oleh beberapa orang yang punya kepentingan., dengan sengaja atau tidak, yang memahami atauran atau tidak, sehingga terkadang dituduh oleh beberapa kalangan sebagai penghambat aktivitas ekonomi karena tidak meloloskan sejumlah produk pertanian.  Untuk itu sosialisasi karantina ke masyarakat merupakan pendekatan yang sangat penting.



    Perilaku Petugas karantina akan menunjukkan keberadan suatu negara.  Perilaku petugas dipintu masuk menjadi cerminan apakah bangsa ini korup atau tidak.  Bagaimana mereka bekerja di tempat sangat padat frekuensinya hingga yang terpencil dan dengan lalu lalangnya orang yang penuh emosional, mereka harus mengurusi hal-hal kecil seperti daging, buah yang dimasukkan baik jumlah besar maupun ditenteng atau melalui paket, dan lain-lain. Persyaratan karantina terhadap media pembawa (MP) organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) wajib  dilengkapi sertifikat kesehatan dari Negara/Daerah asal, melalui tempat-tempat pemasukan dan pengeluaran yang telah ditetapkan., Dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina ditempat pemasukan/pengeluaran. Sedangkan terhadap MP berupa bibit tanaman harus mendapat Izin dari Menteri, atau hal-hal lain yang dipersyaratkan negara tujuan, dan dalam hal-hal tertentu sehubungan dengan sifat OPT, pemerintah dapat menetapkan kewajiban tambahan.     Tindakan karantina dilaksanakan oleh petugas karantina tumbuhan di tempat pemasukan dan /atau pengeluaran, baik di dalam maupun di luar instalasi karantina. dilakukan secara teknis dengan melakukan Pemeriksaan, Pengasingan, Pengamatan, Penahanan, Perlakuan, Penolakan, Pembebasan dan Pemusnahan. Tindakan juga dapat dilakukan terhadap orang, alat angkut, dan pembungkus yang diketahui atau diduga membawa OPTK., begitu juga terhadap media pembawa lain (contoh: sampah) yang terbawa oleh alat angkut dan diturunkan ditempat pemasukan harus dimusnahkan oleh pemilik alat angkut yang bersangkutan dibawah pengawasan petugas karantina. Disamping tindakan teknis,  karantina juga melakukan tindakan penyidikan terhadap tindakan pidana bagi yang melakukan pelanggaran  UU Karantina  No. 16 tahun 1992. Ancaman hukuman bagi yang sengaja melakukan pelanggaran UU tersebut dipidana dg penjara 3 th dan denda 150 juta dan karena kelalaiannya melakukan pelanaggaran tersebut dipidana penjara 1 th dan denda 50 jt




    KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA
    Copyright © Balai Karantina Kelas II Palu 2013