Badan Karantina Pertanian
Profil
· Profil
· Tupoksi
· Visi dan Misi
· Struktur Organisasi

Layanan Pengaduan


Layanan Informasi


Form Pengaduan

Pengaduan


Menu Utama
  • Depan
  • Arsip Berita
  • Downloads
  • Feedback
  • Gallery
  • Kirim Berita
  • Kontak
  • Search
  • Topics
  • Web Links

  • Pencarian



    Hit
    Kami sudah menampilkan
    4598744
    halaman sejak Maret 2013

    Instalasi Karantina Memudahkan Para Pengguna Jasa
    Dikirim oleh arief - pada Rabu, 24 Juli 2013

     

     

    Palu - Balai Karantina Pertanian Kelas II (BKP Palu) memberikan kemudahan kepada pengguna jasa karantina berdasarkan UU no 16 Tahun 1992 Tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. Kepala BKP Palu, Ir Junaidi, MM mengatakan, dengan adanya peraturan ini akan mempermudah pengguna jasa baik ekspor, impor maupun antar area dalam proses tindakan karantina sehingga tidak menyebabkan penimbunan barang. Sistem ini sangat mempermudah pengguna jasa. Ir. Junaidi, MM menambahkan, sistem dalam peraturan tersebut akan mengurangi waktu lama di pelabuhan dan akan mengurangi biaya ekonomi tinggi di pelabuhan dan proses bongkar muat bisa langsung ke instalasi. “tidak perlu menunggu di pelbuhan karena barang sudah bisa keluar mqasuk langsung ke instalasi,” Ujarnya. Menurutnya banyak sekali pengguna jasa karantina yang belum paham dan mengerti tujuan adanya sistem peraturan dari BKP Palu tersebut dan seolah-olah menambah birokrasi. Padahal hal ni memberikan kemudahan kepada pengguna jasa. “mereka belum tahu dan seolah-olah peraturan ini menambah birokrasi padahal ini sangat membatu mereka para pengguna jasa,” tuturnya. Sementara itu berdasarkan pasal 92 Peraturan Pemerintah  No 14 Tahun 2002 Tentang karantina tumbuhan, Junaidi menjelaskan bahwa ada beberapa tempat Instalasi Karantina Tumbuhan yang saat ini berada di bawah pengawasan BKP Palu. Dengan adanya instalasi tersebut dengan mencantumkan UU sebagai dasar pelaksanaannya yang bertujuan agar para petugas yang masuk di area perusahaan tersebut sudah dinyatakan legal. “Yang dulunya petugas karantina tidak boleh, dan sudah dilegalkan dengan adanya papan instalasi itu. Dan ini juga akan memudahkan petugas karantina dalam melakukan tindakan karantina serta menguntungkan pengguna jasa”, Jelasnya.



    Herman, Ketua Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan dukungannya terhadap peraturan yang diterapkan olek BKP Paluberdasarkan UU no 16 Tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan. “ peraturan sangat bagus dan sangat membantu bagi para pengusaha di Sulawesi Tengah dan kami sangat mendukung BKP Palu sebagai fasilitas parapengusaha,” ucapnya. Sehubungan dengan hal itu sektretaris GPEI Sulawesi Tengah menambahkan bahwa apa yang dilaksanakan BKP Palu untuk para pengguna jasa sangat mempermudah dan memperlancar kegiatan ekspor impor komoditas pertanian yang ada di sulawesi tengah. Guna menambah pemahaman kepada pengguna jasa di sulawesi tengah, Kepala BKP Palu kemarin (23/7) turun langsung di tiga tempat instalasi karantina tumbuhan yaitu Sulteng Central Commodity (SCC), Pt Olam dan PT ADM Cocoa yang diikuti oleh para petugas karantina Balai Karantina Pertanian Kelas II Palu




    KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA
    Copyright © Balai Karantina Kelas II Palu 2013