Badan Karantina Pertanian
Profil
· Profil
· Tupoksi
· Visi dan Misi
· Struktur Organisasi

Layanan Pengaduan


Layanan Informasi


Form Pengaduan

Pengaduan


Menu Utama
  • Depan
  • Arsip Berita
  • Downloads
  • Feedback
  • Gallery
  • Kirim Berita
  • Kontak
  • Search
  • Topics
  • Web Links

  • Pencarian



    Hit
    Kami sudah menampilkan
    4551917
    halaman sejak Maret 2013

    Rekam Kerja BKP Palu Tahun 2015
    Dikirim oleh sahidin - pada Senin, 25 Januari 2016

     

    Palu, Bertempat di ruang Kaledo Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Palu diselenggarakan kegiatan Rekam Kerja BKP Palu tahun anggaran 2015 (20/1-2016). Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan dalam melihat dan mengevaluasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sekaligus menjadi sarana temu silaturahim seluruh pegawai BKP Kelas II Palu., Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pegawai BKP Kelas II Palu, penanggung jawab dan pelaksana operasional masing – masing wilayah kerja karantina pertanian se Sulawesi Tengah yaitu Wilker Luwuk Banggai, Wilker Pagimana, Wilker Toli-toli, Wilker Donggala, Wilker Ampana, Wilker Pantoloan dan Wilker Bandara Mutiara Sis-Al Jufri Palu., dan dibuka secara langsung oleh Kepala BKP Kelas II Palu Ir. Junaidi, MM.



    Ir. Junaidi, MM menyampaikan bahwa selama ini banyak hal yang telah dilaksanakan berkaitan dengan tugas-fungsi, berbagai capaian telah diraih selama tahun 2015 sehingga hal ini hendaknya dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan., Capaian tersebut antara lain realisasi serapan anggaran mencapai 95,40% dari Rp. 7.209.653.000., Penerimaan Negara bukan pajak mencapai Rp. 393.113.747,- melampaui target tahun 2015 sebesar Rp. 310.000.000,- dan yang tidak kalah pentingnya adalah BKP Kelas II Palu dianugerahi oleh Ombudsman Republik Indonesia sebagai instansi yang telah memberikan pelayanan sesuai standar layanan publik berdasarkan UU No. 25 Tahun 2009 dan berada pada kepatuhan tinggi zona hijau. “Hanya 19 UPT dari 52 UPT Badan karantina pertanian yang dinyatakan layak menerima Penganugerahan ini setelah dilakukan penilaian Oleh Ombudsman R.I., lainnya adalah Memperoleh Piagam Abdi Bakti Tani dari Kementerian Pertanian, hanya 11 UPT dari 225 UPT Kementerian Pertanian, 31 UPT daerah seluruh indonesia dan 3 dari 52 UPT Barantan., selain itu Oleh Ka. Badan merupakan Kategori Tingkat kepatuhan tinggi pelayanan Tindakan Karantina bersama 18 UPT dari 52 UPT Badan Karantina Pertanian”..... Lanjutnya. Kepala seksi Karantina Tumbuhan BKP Kelas II Palu Sudarmadi, SP, MP yang turut menyampaikan hasil kinerja Seksi Tumbuhan tahun 2015 mengungkapkan Instrumen Karantina Tumbuhan sebagai pedoman dilakukannya tindakan Karantina sudah sangatlah baik. Akan tetapi dengan sistem pengawasan yang baik, fokus kewaspadaan terhadap adanya kebocoran atau potensi masuknya OPTK tetap menjadi perhatian., diantaranya adalah potensi masuknya Media Pembawa OPTK melalui pintu pemasukan yang belum ditetapkan serta melalui jalur transportasi darat. Frekuensi tindakan karantina tumbuhan untuk tahun 2015 mengalami peningkatan yang signifikan, yaitu domestik keluar 3.987 kali tahun 2014 menjadi 9.920 kali pada tahun 2015., ekspor 1.070 kali di tahun 2014 menjadi 2.983 kali di tahun 2015 Hal senada juga dikatakan Kepala seksi Karantina Hewan drh. Made Sutawan bahwa operasional karantina hewan dari tahun ketahun cenderung semakin meningkat, Kegiatan domestik masuk karantina untuk tahun 2014 sebanyak 1.955 kali menjadi 2.147 kali pada tahun 2015., begitu halnya dengan kegiatan domestik keluar. Peningkatan frekuensi ini mengindikasikan semakin meningkatnya lalu lintas Media Pembawa serta semakin efektifnya para petugas karantina dalam melakukan pengawasan (Sahidin).




    KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA
    Copyright © Balai Karantina Kelas II Palu 2013